Anak Berkebutuhan Khusus Meninggal Tak Wajar, Ortu Jadi Tersangka
Cholis Anwar
Jumat, 1 Desember 2023 12:01:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Tasikmalaya – Seorang anak berkebutuhan khusus di Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) ditemukan meninggal secara tak wajar. Diduga , anak tersebut meninggal setelah dilakukan penganiayaan oleh orang tuanya.
Tak berlangsung lama setelah anak berkebutuhan khusus itu meninggal, polisi langsung melakukan penyelidikan. Jasad korban juga sempat dilakukan otopsi. Sementara hasilnya, menunjukkan adanya sejumlah luka pada tubuh korban, termasuk luka tusukan di perut.
Setelah mendapatkan bukti cukup, orang tua dari anak tersebut langsung ditetapkan sebagai tersangka.
”Iya, sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan kita lakukan penahanan terhadap kedua orang tua almarhum anak berkebutuhan khusus ini,” kata Iptu Ridwan Budiarta, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya mengutip Detikjabar.com, Jumat (1/12/2023).
Ridwan mengungkapkan, anak berkebutuhan khusus itu sering menjadi korban kekerasan dari orang tuanya. Penganiayaan ini bahkan terjadi selama 3 bulan sebelum kematian korban.
”Kurang lebih tiga bulan sebelum kematiannya, korban dianiaya, bahkan pengakuan kedua tersangka menyebutkan korban diseret,” tambah Ridwan.
Sebelum menetapkan keduanya sebagai tersangka, polisi melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.
”Dalam penggeledahan itu, ada beberapa alat yang diamankan mulai dari sendok, gayung, lidi, dan alat-alat lainnya,” ungkap Ridwan.



