Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Mantan Menteri Pertannian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dipanggil untuk menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (15/9/2023) sore. Pertemuan antara Jokowi dengan Amran Sulaiman berlangsung selama satu jam.

Muncul spekulasi jika Amran Sulaiman dipanggil untuk ditawari masuk menjadi menteri di kabinet Jokowi. Benarkah demikian?

Amran Sulaiman mengatakan, pertemuannya dengan Presiden Jokowi dengan kapasitasnya sebagai pengusaha. Dalam pertemuan itu menurutnya, mereka berdiskusi mengenai masalah ekonomi.

”Saya kan sekarang jadi pengusaha, jadi diskusi mengenai masalah ekonomi, bagaimana ekonomi Indonesia, bagaimana kondisi di daerah, tentang bahas masalah itu," kata Amran Sulaiman dikutip dari Kompas.com.

Saat ditanya apakah Amran Sulaiman ditawari menjadi menteri Jokowi, ia buru-buru membantahnya. Menurutnya, tidka kali ini saja ia dipanggil untuk menghadap Jokowi.

”Tidak tidak (ditawari jadi menteri), memang bukan satu kali saja, kalau tidak salah selama saya tidak menjabat sudah lima kali (bertemu Jokowi)," ujar Amran.

Dalam pertemuan itu menurutynya juga tidak membahas mengenai masalah Pilpres 2024. Ia menegaskan jika pertemuan dengan Jokowi mendiskusikan maslaah ekonomi.

Di antaranya potensi nikel di kawasan Indonesia timur yang bisa diolah menjadi baterai kendaraan listrik maupun kendaraan listrik lewat proses hilirisasi.

”Indonesia timur bisa menjadi episentrum ekonomi baru bahkan untuk nasional, bahkan untuk dunia, karena adanya sumber daya alam yang kalau nikel ini kita hilirisasi," tegasnya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler