Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews,  Kudus – Para mahasiswa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diingatkan akan peran penting mereka dalam memasuki masa bonus demografi di Indonesia. Mereka, akan menjadi salah satu kunci keberhasilan fenomena tersebut, sehingga perlu disiapkan dengan matang.

Bonus demografi sendiri merupakan suatu keadaan yang akan dialami Indonesia tahun 2030 mendatang. Di mana pada masa itu, jumlah penduduk produktif akan lebih banyak dari penduduk nonproduktif. Kelompok remaja menjadi yang paling banyak.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Lestari Moerdijat yang diwakilkan oleh tenaga ahlinya Prio Hananto dalam kegiatan Seminar Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama HMI UMK Kudus, di Gedung Pabrik Mubarok, Sabtu (11/11/2023).

”Fenomena ini terjadi butuh waktu yang lama, sehingga para remaja yang merupakan sebuah keuntungan bagi negara ini harus disiapkan dengan matang,” ucapnya.

Oleh karena itulah, sambung dia, dari pemerintah ingin memonitoring perkembangan para remaja khususnya mahasiswa di era saat ini. Apalagi, perkembangan teknologi menjadi sebuah pisau dengan dua sisi.

Jangan sampai, generasi yang digadang-gadang menjadi generasi emas tersebut, bukannya menguasai tapi malah dikuasai oleh teknologi. Sehingga hal yang diharapkan yakni kemajuan negara karena efek bonus demografi gagal terwujud.

”Ibu Lestari konsen dalam hal ini, beliau ingin memastikannya. Hari ini kami berikan beberapa materi untuk teman-teman mahasiswa agar mereka punya pandangan dan kemudian bisa mengaplikasikannya di kehidupan. Ini sangat berperan untuk pembangunan bangsa dan negara,” ungkapnya.

Nayala Intan, salah satu peserta dari Universitas Muria Kudus mengaku senang bisa mengikuti kegiatan seminar ini. Dia menyadari betul bagaimana peran seorang mahasiswa sebagai agen perubahan yang juga diharapkan sebagai agen generasi penerus bangsa.

”Kegiatan seperti ini sangat bagus, kami tahu kami harus menyiapkan diri supaya bisa menjadi agen perubahan,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler