Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Sidoarjo – Seorang mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) meninggal dunia di dalam mobil. Saat ditemukan, mahasiswa berinisial CA (21) tersebut meninggal dengan kondisi kepala terbungkus plastik dan dilakban di leher.

Selain itu, posisi korban berada di belakang sopir. Saat ini peristiwa tersebut masih ditangani Polresta Sidoarjo, Jawa Timur.

Melansir Beritajatim.com kejadian tersebut terjadi Minggu (5/11/2023) kemarin. Awalnya mobil korban Honda Jazz bernopol AG 1484 BY terparkir di halaman apartemen Jalan H Anwar Hamzah Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Sedangkan kondisi korban ditemukan pertama kali oleh satpam apartemen. Saat itu,satpam curiga mobil korban yang terparkir sejak dini hari belum bergeser sedikit pun.

”Setelah dilihat, korban sudah meninggal dengan posisi duduk di jok kanan atau belakang kemudi. Kepala korban seperti dibungkus plastik dan dibagian leher diikat lakban,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya.

Tidak hanya itu, pada samping kiri atau jok kursi sebelah kiri korban juga ditemukan ada tabung. Kemudian terlihat ada sambungan selang ke tubuh korban.

Setelah ditelusuri, mayat tersebut merupakan mahasiswi kedokteran salah satu perguruan tinggi di Surabaya.

Kanit Reserse Kriminal Polsek Waru AKP Ahmad Yani membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya pun mengaku masih menyelidiki kasus tersebut.

”Masih kita selidiki,” terangnya dikutip dari Antara.

Ia pun menjelaskan, polisi menemukan secarik surat wasiat berbahasa Inggris. Yani menyebut surat tersebut ditujukan kepada orang tua, sahabat dan orang dekat korban. Hanya saja, ia tidak menjelaskan secara rinci mengenai isi surat tersebut.

”Bahasa Inggris pokoknya, masih bingung ini,” ujarnya.

Selain surat, polisi juga menemukan sejumlah barang pribadi milik korban, seperti telepon genggam, kartu identitas diri, dan benda berupa tabung helium beserta selang mengarah ke kantong plastik yang membungkus kepala korban.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler