Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jogja – Runtuhnya musala Pondok Pesantren atau Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, yang menewaskan 67 orang, menjadi pengingat serius bagi pemerintah tentang keselamatan fasilitas publik.

Pakar Teknik Sipil dan Lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM), Ashar Saputra pun menyarankan pemerintah untuk segera menyusun peta jalan (roadmap) nasional evaluasi bangunan pesantren dan pendidikan.

Ashar Saputra menyatakan bahwa penyusunan roadmap ini harus dilakukan bersama oleh Kementerian Agama, kementerian teknis terkait, Kementerian Pendidikan, hingga organisasi kemasyarakatan yang menaungi pondok pesantren.

”Penting adanya langkah bersama dalam menyusun roadmap evaluasi bangunan pendidikan dan pesantren. Walaupun, hal ini tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat,” ujar Ashar dalam keterangannya, Rabu (8/10/2025).

Dari kacamata sipil, Ashar menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan teknis bangunan gedung, terutama untuk fasilitas yang digunakan oleh masyarakat luas.

Ia menjelaskan, sejak terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung, setiap bangunan publik wajib melalui tahapan evaluasi ketat, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga fungsi bangunan, termasuk melalui proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

”Ketika proses ini dilewati, maka tidak ada yang memeriksa struktur dan kekuatan bangunan dengan sesuai. Akibatnya, kinerja bangunan bisa jauh dari standar keselamatan yang seharusnya,” jelasnya.

Belum selesai... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler