Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta - Keberadaan dua warga negara asing (WNA) yang diduga menghipnotis pegawai kasir sebuah kedai kuliner di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, dilacak. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan tengah melakukan pelacakan.

"Terkait berita WNA yang viral, saat ini dari pihak Imigrasi Jakarta Selatan masih dalam proses pelacakan," ujar Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Prihatno Juniardi, seperti dilansir Antara, Minggu (6/7/2025).

Prihatno menjelaskan, pelacakan dilakukan melalui sistem keimigrasian untuk mengidentifikasi dan mencari keberadaan kedua WNA tersebut. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan apabila mengetahui informasi terkait keberadaan dua WNA ini.

"Apabila nanti ada masyarakat yang mengetahui keberadaan WNA tersebut, bisa langsung melapor ke Imigrasi," tambahnya.

Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan aksi dua orang WNA—diduga pasangan suami istri—viral di media sosial Instagram. Video yang viral ini diunggah oleh akun @jakartaselatan24jam. Dalam video tersebut, keduanya terekam kamera pengawas (CCTV) melakukan aksi hipnotis terhadap pegawai kasir sebuah kedai kuliner seafood di Cilandak.

Dalam rekaman, terlihat perempuan WNA memesan air minum botol kemasan guna mengalihkan perhatian kasir. Sementara itu, sang pria memanfaatkan situasi untuk mengambil uang dari laci kasir. Aksi itu dilakukan saat kondisi kedai sedang ramai.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp1 juta. Atas kejadian ini juga telah melaporkan ke Polsek Cilandak. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan menambah kewaspadaan terhadap modus kejahatan yang melibatkan warga asing di wilayah ibu kota.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News