Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Dia menyebutkan, untuk menjalankan tradisi Prasah, setidaknya butuh biaya hingga Rp 100 juta. Sebab rata-rata kerbau jantan saat ini seharga Rp 50-70 juta.

"Hanya kalangan tertentu yang menjalankannya. Karena biayanya tidak sedikit," sebut Nur.

Sementara di sisi mempelai putri, lanjut dia, prasah dianggap sebagai sedekah dari mempelai pria. Tak ada kewajiban untuk mengembalikan kerbau itu.

"Memang sudah menjadi ciri khas di Desa Sidigede. Ada semacam rasa menjunjung tinggi harga diri anak laki-lakim karena kalau tanpa prasah, dianggap ada yang kurang," jelas dia.

Editor: Budi Santoso

 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler