Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Abdullah Latopada dengan tegas memastikan bahwa pengurus cabang maupun wilayah Nahdlatul Ulama (NU) tidak ada yang terlibat dalam wacana penyelenggaraan Muktamar Luar Biasa (MLB) abal-abal.

Pernyataan ini disampaikan untuk merespons isu yang beredar terkait adanya MLB di tubuh NU.

”Saya pastikan tidak ada cabang ataupun wilayah yang ikut. Kan itu hanya wacana yang didengungkan segelintir orang pengangguran,” kata H Abdullah Latopada dikutip Antara, Senin (16/9/2024).

Menurutnya, wacana MLB ini hanyalah isu yang dilemparkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan tidak memiliki pekerjaan. Hal tersebut dianggap sebagai isu usang yang terus didengungkan oleh segelintir orang.

Mantan Ketua PP GP Ansor itu juga menekankan bahwa struktur PBNU sudah kokoh dan terkonsolidasi dengan baik hingga tingkat paling bawah.

”Mereka ini gerombolan pengangguran. Kami tahu persis siapa dalangnya,” tegasnya.

Abdullah juga menyoroti klaim yang menyatakan MLB tersebut mendapat dukungan dari pengurus cabang (PCNU) dan pengurus wilayah (PWNU). Ia meyakini klaim tersebut hanyalah khayalan belaka dan tidak berdasar.

”Oleh karena itu, jika ada klaim mereka didukung PCNU dan PWNU, maka saya pastikan itu tindakan menyebar hoaks. Di NU itu tidak ada rebutan jabatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa di dalam NU tidak pernah terjadi perebutan jabatan. Struktur dan organisasi NU telah terbangun dengan solid, sehingga tidak ada ruang untuk upaya-upaya yang merusak konsolidasi organisasi.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler