Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dikabarkan akan mengungkap sejumlah video yang diduga memuat skandal elite politik dan petinggi negara di Indonesia.

Juru Bicara PDIP Guntur Romli mengatakan, langkah tersebut diambil sebagai respons atas penetapan Hasto sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus Harun Masiku. 

”Betul (akan diungkap ke publik). Sebagai perlawanan. Bukan serangan balik, tapi sebagai perlawanan terhadap kriminalisasi,” ujar Guntur dikutip dari Kompas.com, Sabtu (28/12/2024).

Guntur menyebutkan, video yang akan dirilis Hasto menunjukkan adanya penyalahgunaan kekuasaan oleh sejumlah elite politik dan penegak hukum untuk kepentingan pribadi.

Salah satu video, katanya, menampilkan upaya mengkriminalisasi mantan calon presiden Anies Baswedan melalui kasus korupsi. 

”Ada video khusus soal kriminalisasi Anies Baswedan beserta bukti-buktinya. Ada juga video yang menunjukkan bagaimana kekuasaan petinggi lembaga hukum disalahgunakan untuk menyelesaikan masalah pribadi anggota keluarganya,” jelas Guntur. 

Ia menambahkan, publikasi video-video tersebut akan dilakukan sesuai dengan momentum yang dipilih oleh Hasto.

”Dipublikasikannya tergantung saudara Sekjen, bisa kapan saja,” ujarnya. 

Kasus lebih besar...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler