Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dikabarkan tengah mempertimbangkan rencana relokasi sementara sekitar dua juta warga Palestina dari Gaza ke sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Mengutip dari Detik.com, langkah kontroversial ini masih dalam tahap diskusi oleh tim transisi Trump.

Rencana tersebut muncul di tengah upaya menjaga kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Steve Witkoff, utusan Donald Trump untuk Timur Tengah, disebutkan akan segera mengunjungi Jalur Gaza untuk memastikan stabilitas kawasan.

”Witkoff akan terus hadir di wilayah tersebut selama beberapa minggu atau bulan ke depan guna menangani masalah yang muncul di lapangan,” ungkap salah satu pejabat tim transisi Trump.

Tim transisi Trump dikabarkan sedang mencari solusi jangka panjang untuk mencegah potensi pemberontakan di Gaza. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah merelokasi sementara warga Gaza ke negara-negara lain.

”Jika kita tidak membantu warga Gaza, membuat hidup mereka lebih baik, dan memberi mereka harapan, maka akan terjadi pemberontakan,” ujar pejabat tersebut.

Indonesia menjadi salah satu negara yang sedang didiskusikan sebagai lokasi relokasi sementara, menurut laporan NBC News. Namun, gagasan ini menuai reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk komunitas Palestina dan negara-negara Arab.

Kontroversial...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler