Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kediri – Sebuah video yang menampilkan dua orang yang merupakan oknum wartawan dikerumuni puluhan siswa SMKN 1 Kota Kediri beredar luas di media sosial.

Insiden ini terjadi pada Rabu (4/6/2025) ketika kedua oknum tersebut mendatangi sekolah dengan maksud mengajukan kerja sama.

Ketegangan muncul setelah Kepala SMKN 1 Kota Kediri Edy Suroto, merasa disudutkan oleh pemberitaan yang ditulis oleh kedua oknum tersebut.

Edy Suroto mengaku berita yang mereka buat seolah-olah mengadu domba dirinya dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan serta dengan kepala sekolah sebelumnya.

”Seolah beritanya mengadu antara saya dan pak kacabdin (kepala cabang dinas) dan selanjutnya mengadu saya dengan kepala sekolah sebelum saya. Itu kan tidak bagus dan tidak sesuai,” ujar Edy Suroto dalam video yang diunggah di TikTok oleh akun @Keridi24jamm.

Situasi sempat memanas ketika para siswa mendesak kedua oknum wartawan untuk membuat surat pernyataan dan permintaan maaf, serta menghapus berita yang dianggap bermasalah.

Beberapa siswa bahkan terlihat membawa linggis kecil dan benda tumpul lainnya, menunjukkan suasana yang tidak kondusif.

Konfirmasi Kepala Dinas Provinsi...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler