Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, JakartaUtang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada April 2025 tercatat mencapai 431,5 miliar dolar AS. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 8,2 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Posisi ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Maret 2025 yang hanya sebesar 6,4 persen (yoy).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso, mengatakan, perkembangan posisi ULN April 2025 ini utamanya bersumber dari peningkatan di sektor publik.

”Kenaikan posisi ULN juga dipengaruhi oleh faktor pelemahan mata uang dolar AS terhadap mayoritas mata uang global,” kata Ramdan dikutip dari Antara, Senin (16/6/2025).

Ramdan menjelaskan, ULN pemerintah tetap terjaga dan menjadi pendorong utama pertumbuhan total ULN.

Posisi ULN pemerintah pada April 2025 mencapai 208,8 miliar dolar AS, tumbuh 10,4 persen (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan 7,6 persen (yoy) pada Maret 2025.

Perkembangan ULN pemerintah ini dipengaruhi oleh penarikan pinjaman dan peningkatan aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik.

Hal ini sejalan dengan kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia yang tetap terjaga di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang tinggi.

Sektor pengguna ULN...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler