Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Lumajang Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali erupsi pada Sabtu (25/10/2025) malam.

Erupsi berupa letusan asap disertai guguran lava pijar sejauh 2.500 meter dari puncak kawah, mengarah ke sisi tenggara menuju Besuk Kobokan.

Detik-detik luncuran lava pijar terekam jelas oleh kamera pemantau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang terpasang di Pos Pantau Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.

Koordinator Pos Pantau BPBD Curah Kobokan, Sugiyono mengatakan, erupsi terjadi sekitar pukul 22.03 WIB.

”Pukul 22.03 WIB terjadi guguran lava pijar, jarak luncur kurang lebih 2.500 meter dari bukaan kawah yang mengarah ke tenggara,” kata Sugiyono dikutip dari Kompas.com, Minggu (26/10/2025).

Luncuran lava pijar tersebut juga disertai letusan asap tebal setinggi 500 meter yang mengarah ke barat daya.

Meskipun intensitas guguran lava terpantau sering terjadi dalam beberapa hari terakhir, Sugiyono memastikan bahwa jarak luncur lava pijar masih dalam radius aman dari permukiman terdekat.

”Masih jauh dari pemukiman, jadi aman warga tidak perlu panik,” jelasnya.

Status Waspada...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler