Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas 2025 merupakan momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Mendag Budi Santoso menargetkan nilai transaksi Harbolnas tahun ini dapat mencapai Rp 33 triliun hingga Rp 34 triliun.

”Harbolnas menjadi salah satu strategi yang penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal 4. Oleh karena itu, Harbolnas tidak hanya dipandang sebagai perayaan belanja, tetapi juga sebagai momentum strategis untuk menjadi stimulus peningkatan daya beli masyarakat menjelang akhir tahun,” kata Mendag dikutip dari Antara, Kamis (4/12/2025).

Harbolnas 2025 akan diselenggarakan selama satu pekan penuh, yaitu pada tanggal 10 hingga 16 Desember, dengan puncak promosi yang ditetapkan pada Jumat (12/12/2025).

Mendag menyoroti rekam jejak peningkatan transaksi Harbolnas dari tahun ke tahun.

”Total penjualan selama Harbolnas 2024 mencapai Rp 31,2 triliun, meningkat 22 persen dibandingkan Harbolnas tahun 2023 yang mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 25,7 triliun. Kontribusi transaksi produk lokal sebesar Rp 16,1 triliun atau 52 persen dari total nilai transaksi Harbolnas,” etrangnya.

Untuk tahun ini, Mendag menargetkan peningkatan transaksi sebesar 5-10 persen, atau sekitar Rp 33 triliun hingga Rp 34 triliun, yang berarti meningkat sekitar 10 persen dibandingkan capaian Rp 31,2 triliun pada 2024.

Untuk mencapai target ambisius tersebut, Mendag menilai sinergi antara pemerintah, industri, dan pelaku usaha sangat dibutuhkan.

Kolaborasi...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler