Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan alasan di balik pemeriksaan Bupati Pati Sudewo, yang dilakukan di Mapolres Kudus, bukan di wilayah Kabupaten Pati.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, keputusan pemindahan lokasi pemeriksaan tersebut sepenuhnya merupakan bagian dari taktik tim penyidik di lapangan. Tujuannya untuk menjamin kelancaran proses hukum.

”Ini teknis strategi pemeriksaan saja oleh teman-teman di lapangan. Tentu pemilihan tempat tersebut mempertimbangkan agar pemeriksaan bisa berlangsung secara efektif, terlebih pihak-pihak yang diperiksa ada beberapa orang,” ujar Budi dikutip dari Antara, Selasa (20/1/2026).

Saat dikonfirmasi mengenai apakah pemindahan lokasi ke Kudus berkaitan dengan tingginya desakan atau potensi aksi massa dari warga Pati terhadap Sudewo, Budi tidak memberikan jawaban eksplisit.

Ia kembali menekankan bahwa efisiensi waktu dan kondusivitas menjadi prioritas utama tim penindakan.

Terkait detail lokasi penangkapan dan kronologi lengkap peristiwa tersebut, KPK masih menutup rapat informasi hingga pengumuman resmi dilakukan.

”Detail penangkapannya di mana, kronologinya seperti apa, nanti kami akan sampaikan secara lengkap dalam konferensi pers,” tambahnya.

Saat ini, Bupati Pati Sudewo beserta tujuh orang lainnya yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut dilaporkan telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Mereka akan menjalani pemeriksaan maraton untuk mendalami dugaan praktik suap dalam pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler