Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Surabaya – Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) berencana menjadikan Bandara Dhoho Kediri sebagai alternatif gerbang keberangkatan jemaah haji asal Jawa Timur mulai tahun 2027.

Kebijakan ini diambil sebagai solusi untuk mengurai kepadatan di Embarkasi Surabaya yang selama ini menjadi salah satu titik tersibuk di Indonesia.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, secara teknis Bandara Kediri telah siap melayani penerbangan internasional skala besar.

Posisinya yang strategis dinilai sangat ideal bagi jemaah yang berasal dari wilayah Jawa Timur bagian selatan.

”Bandara Kediri kami pilih sebagai alternatif embarkasi karena secara teknis sudah siap dan posisinya strategis untuk melayani jemaah dari wilayah Jawa Timur bagian selatan,” ujar pria yang akrab disapa Gus Irfan tersebut dikutip dari Detik.com, Jumat (23/1/2026).

Selama ini, jemaah haji dari Kediri Raya dan sekitarnya, seperti Tulungagung, Blitar, hingga Trenggalek, harus menempuh perjalanan darat cukup jauh menuju Surabaya sebelum diterbangkan ke Tanah Suci.

Jarak tempuh yang panjang ini sering kali menguras fisik jemaah, terutama kelompok lanjut usia (lansia).

Gus Irfan menekankan, efisiensi waktu dan tenaga menjadi pertimbangan utama. Dengan pembagian titik keberangkatan, jemaah dari daerah selatan tidak perlu lagi singgah di Surabaya.

”Tentu kami bagi mana yang lebih dekat, supaya lebih efisien, lebih efektif, dan tidak terlalu memberikan rasa capek kepada para jemaah haji kita,” tuturnya.

Menhaj...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler