Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Rembang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mulai mematangkan rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru di wilayah timur guna memeratakan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Saat ini, Pemkab tengah fokus pada tahap pembebasan lahan serta penyusunan desain perencanaan pembangunan.

Bupati Rembang, Harno mengatakan, lokasi lahan yang akan digunakan untuk pembangunan RSUD tersebut sudah ditentukan dan telah mencapai kesepakatan harga.

Proses pembebasan lahan tersebut direncanakan bakal didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2026.

”Tahun ini saya akan membebaskan lahan. Lahannya sudah ada dan sudah deal harga, lokasinya di sebelah utara jalan,” ujar Harno dikutip dari laman resmi Pemkab Rembang, Senin (26/1/2026).

Selain urusan lahan, pemerintah daerah juga tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai fondasi awal teknis pembangunan.

Harno menargetkan agar usulan pembangunan RSUD Rembang wilayah timur ini sudah bisa diajukan ke pemerintah pusat pada akhir tahun 2026.

Estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk mewujudkan rumah sakit ini diperkirakan mencapai Rp 50 miliar hingga Rp 100 miliar. Nilai tersebut nantinya akan disesuaikan kembali dengan spesifikasi bangunan serta kapasitas layanan medis yang direncanakan.

Lebih dekat...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler