Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Rembang – Beberapa pesisir di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, mengalami abrasi cukup parah sejak awal 2025. Salah satunya adalah abrasi pantai di Kecamatan Sarang.

Pemkab Rembang memastikan, penanganan abrasi di kawasan pantai belakang Puskesmas Sarang 2, Kecamatan Sarang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Program tersebut akan dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana sebagai bagian dari upaya perlindungan wilayah pesisir serta pengamanan fasilitas umum.

Bupati Rembang Harno mengatakan, informasi tersebut disampaikan oleh anggota DPR RI Harmusa Oktaviani. Hal itu menurutnya patut disyukuri, karena bertahun- tahun usulan penanganan abrasi di pantai Sarang itu akhirnya bisa mendapatkan hasil yang positif.

”Tadi Mbak Harmusa sudah menyampaikan bahwa penanganan abrasi di Sarang, tepatnya di pantai sekitar belakang Puskesmas Sarang akan di tangani tahun ini. Kami sampaikan terimakasih kepada Mbak Harmusa selaku perwakilan kita di pusat dan BBWS Pemali Juana sebagai instansi yang akan melaksanakan program tersebut,“ ungkapnya saat menghadiri peresmian long storage Kalipang di Kecamatan Sarang, Jumat (23/1/2026).

Sementara itu Harmusa Oktaviani meminta, aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan proyek penanganan abrasi, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan musim penghujan yang masih berlangsung.

”Saya minta kepada Kepala BBWS agar dapat mengamankan program tersebut. Kalau pekerjaan jalan mungkin masih relatif aman di musim penghujan, tetapi terkait air, faktor keselamatan menjadi hal utama yang harus diperhatikan,” ujarnya, dilansir dari laman Pemkab Rembang.

Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto, membenarkan bahwa penanganan abrasi di belakang Puskesmas Sarang 2 telah masuk dalam program tahun 2026 dan anggarannya telah dialokasikan.

Ditargetkan 100 sampai 200 meter... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler