Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Gelombang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah mulai menunjukkan peningkatan signifikan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat hampir 50 ribu penumpang berangkat meninggalkan ibu kota pada Sabtu (14/3/2026), atau tepat tujuh hari menjelang lebaran (H-7).

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa hingga pukul 11.42 WIB, total volume keberangkatan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 1 telah menyentuh angka 49.895 penumpang.

”Data ini masih dinamis dan dapat bertambah seiring dengan penjualan tiket yang masih terus dibuka,” ujar Franoto dikutip dari Antara.

Khusus di Stasiun Gambir, volume penumpang berangkat tercatat mencapai 17.176 orang, sedangkan penumpang yang tiba berjumlah 7.711 orang.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik tahun ini, KAI Daop 1 mengoperasikan 68 perjalanan KA reguler dan menambah 12 perjalanan tambahan khusus dari Stasiun Gambir.

Sejumlah Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) menjadi primadona bagi pemudik rute Gambir, di antaranya KA Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran, serta KA Batavia.

Secara akumulatif, sejak masa angkutan Lebaran dimulai pada 11 Maret hingga hari ini (14/3), total sebanyak 166.821 penumpang telah diberangkatkan dari wilayah Daop 1 Jakarta.

Lebaran...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler