Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Blitar – Menteri Haji dan Umrah RI (Menhaj) Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, memastikan seluruh kesiapan layanan untuk jemaah haji 2026 telah rampung.

Kesiapan ini mencakup aspek krusial mulai dari akomodasi di Mekkah dan Madinah hingga layanan konsumsi bagi para tamu Allah.

Penegasan tersebut disampaikan Gus Irfan saat meninjau kegiatan di Masjid Ar Rahman, Kota Blitar, Jawa Timur, Jumat (27/3/2026). Ia menyebut pemerintah telah bekerja keras memastikan semua infrastruktur pendukung siap digunakan.

”Akomodasi di Mekkah dan Madinah, layanan konsumsi, transportasi, hingga perlengkapan jemaah telah dipersiapkan dengan matang,” ujar Gus Irfan dikutip dari laman resmi Kemenhaj.

Pada penyelenggaraan tahun ini, pemerintah mengusung tagline ”Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”.

Gus Irfan menegaskan, kementeriannya berkomitmen menghadirkan pelayanan yang inklusif, aman, dan nyaman bagi seluruh kelompok jemaah tanpa terkecuali.

Selain itu, Gus Irfan mengungkapkan saat ini pemerintah tengah menyiapkan pengembangan Kampung Haji. Program ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan yang lebih terintegrasi bagi jemaah selama berada di Tanah Suci.

Mengingat kesempatan menunaikan ibadah haji adalah panggilan istimewa, Gus Irfan meminta para calon jemaah untuk serius dalam mengikuti kegiatan manasik. Hal ini penting sebagai bekal agar ibadah dapat dijalankan sesuai syariat dan berjalan tertib.

”Bapak dan Ibu adalah orang-orang yang beruntung. Manasik ini menjadi bekal penting agar ibadah dapat dilaksanakan dengan benar, disiplin, dan penuh kebersamaan,” ungkapnya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini