PBNU Gelar Pleno 21 Mei, Tentukan Jadwal Munas dan Konbes NU
Cholis Anwar
Kamis, 14 Mei 2026 12:11:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dijadwalkan akan menggelar rapat pleno pada 21 Mei 2026 mendatang. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menetapkan waktu dan tempat pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama serta Konferensi Besar (Konbes) NU.
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf mengatakan, panitia pelaksana telah disahkan dan mulai mengadakan rapat perdana di Jakarta pada Rabu (13/5/2026). Keputusan ini juga telah mendapatkan persetujuan dari Rais Aam PBNU.
”Rais Aam sudah setuju untuk kita selenggarakan pleno tanggal 21 Mei nanti. Itu nanti untuk memutuskan waktu dan tempat Munas dan Konbes,” ujar pria yang akrab disapa Gus Yahya tersebut.
Penyelenggaraan Munas dan Konbes menjadi sangat krusial karena forum tersebut yang akan menentukan jadwal serta lokasi Muktamar NU. Sebagai forum tertinggi organisasi, Muktamar akan menetapkan kepengurusan baru untuk masa khidmat lima tahun ke depan.
Sejumlah usulan lokasi penyelenggaraan telah mengemuka, mulai dari Jakarta, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, hingga Jawa Timur dan Jawa Barat.
Namun, Gus Yahya menegaskan bahwa keputusan akhir akan diambil melalui mekanisme khas NU yang melibatkan kearifan para kiai.
”Kita putuskan dengan cara NU. Cara NU itu artinya dengan kebijakan, wisdom dari para sesepuh kiai,” tegasnya.



