Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Makkah – Penyelenggaraan puncak ibadah haji di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) tahun 2026 mendapat apresiasi tinggi dari Anggota Amirul Hajj, H.R. Muhammad Syafi’i.

Ia menilai skema pelayanan serta pengaturan pergerakan jemaah reguler asal Indonesia pada tahun ini berlangsung jauh lebih tertata dibanding musim-musim haji sebelumnya.

Menurutnya, berbagai langkah pembenahan dan terobosan regulasi yang dieksekusi oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) sukses membuat jemaah dapat merampungkan seluruh rangkaian wajib dan rukun haji di Armuzna dengan lebih nyaman serta terarah.

”Saya melihat penataan Armuzna tahun ini jauh lebih baik. Jemaah lebih mudah mengenali lokasi tenda dan pergerakan jemaah juga lebih tertib,” ujar Muhammad Syafi’i saat memberikan keterangan di Mina, Arab Saudi, Jumat (29/5/2026).

Syafi’i memaparkan, reformasi sistem penempatan tenda maktab yang kini dilengkapi papan identitas kelompok terbang (kloter) secara detail hingga nama per jemaah, sangat efektif memangkas potensi jemaah tersasar.

”Tenda-tenda sudah tertata rapi dan jemaah bisa mengetahui lokasi mereka dengan mudah,” terangnya.

Politikus senior ini juga mengacungkan jempol terhadap manajemen mobilisasi jemaah dari pemondokan hotel di Makkah menuju padang Arafah. Skema pemberangkatan yang diatur secara bertahap terbukti ampuh mencegah terjadinya penumpukan massa yang stagnan di area lobi hotel.

”Jemaah diberangkatkan berdasarkan pemanggilan. Yang belum dipanggil tetap menunggu di kamar sehingga prosesnya lebih tertib,” puji Syafi’i.

Pascawukuf...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler