Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Pemerintah berambisi untuk mengoperasikan jalan tol baru sepanjang 1.500 kilometer pada 2029 mendatang.

Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Ni Komang Rasminiati mengatakan, draf target makro tersebut telah resmi tercantum di dalam Rencana Strategis (Renstra) 2025-2029 yang disusun secara integratif bersama Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga.

”BPJT dan juga Direktorat Jenderal Bina Marga dalam hal ini kita ada Rencana Strategis (Renstra) 2025 sampai 2029. Di sana ada target sekitar 1.500 kilometer jalan tol baru yang harus beroperasi di akhir tahun 2029,” urai Ni Komang Rasminiati dikutip dari Kompas.com, Senin (8/6/2026).

Guna merealisasikan target besar tersebut, Ni Komang menyebutkan saat ini terdapat sekitar 1.000 kilometer jalan tol yang posisinya sedang dipacu akselerasi penyelesaian konstruksinya di lapangan.

Manajemen BPJT bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk terus mengawal ketat setiap tahapan proses pembangunan fisik agar target linimasa yang telah ditetapkan tidak meleset.

”Sejauh ini yang sudah ada di BPJT itu kurang lebih sekitar 1.000 kilometer. Ini yang akan kita dorong terus untuk bagaimana mencapai target penyelesaiannya dan bisa dioperasikan di akhir tahun 2029,” jelasnya.

Dalam peta jalan memenuhi target Renstra tersebut, komoditas pembangunan infrastruktur BPJT tengah difokuskan pada penyelesaian konstruksi sejumlah proyek strategis nasional (PSN).

Beberapa di antaranya meliputi bentangan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi), Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat, serta proyek Jalan Tol Palembang Junction.

Klaster...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler