Rabu, 29 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Cianjur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Provinsi Jawa Barat, menyiapkan sejumlah langkah taktis efisiensi operasional menyusul kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax.

Salah satu kebijakan yang diambil adalah memperketat dan mengurangi penggunaan kendaraan dinas di lapangan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Cianjur, Ahmad Rifai mengatakan, lonjakan harga BBM nonsubsidi dari pemerintah pusat tersebut harus disikapi bersama secara bijak melalui penghematan anggaran. Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta menekan pemakaian kendaraan operasional yang dinilai kurang mendesak.

”Kami mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Cianjur dan masyarakat menerapkan pola konsumsi energi yang lebih hemat, termasuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan dinas hanya untuk keperluan mendesak,” ungkap Rifai di Cianjur, Kamis (11/6/2026).

Rifai mengarahkan para ASN di lingkungan dinas untuk menggunakan kendaraan pribadi maupun dinas hanya untuk skala prioritas tinggi.

Langkah ini dipandang penting guna menekan angka pengeluaran operasional kerja bulanan, terlebih saat ini biaya BBM untuk kendaraan dinas melekat pada tanggungan pribadi masing-masing pegawai.

Guna memastikan penghematan berjalan optimal, Pemkab Cianjur juga menginstruksikan agar kendaraan operasional yang sedang tidak digunakan wajib diparkir di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Cianjur.

Selain sektor transportasi, pos anggaran belanja operasional rutin lainnya ikut terkena pemangkasan. Otoritas daerah akan mengurangi alokasi anggaran untuk kegiatan makan minum rapat serta biaya perjalanan dinas guna menyesuaikan diri dengan kondisi lonjakan harga energi saat ini.

Pelayanan Publik...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler