Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus Kebakaran Lahan semak belukar di tepi Jalan Lingkar Utara Kudus, tepatnya di sisi selatan dan timur Garasi PO Berlian Jaya, Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, terjadi pada Selasa (28/7/2026) petang.

Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke lahan tebu siap panen maupun garasi bus yang berada di sekitar lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus, Any Wilianti, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 18.14 WIB. Petugas TRC BPBD bersama personel Polsek Bae langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.

”Api diketahui membakar semak belukar, rumpun bambu, serta tumpukan sampah di sepanjang tepi jalan dengan luas sekitar 30 meter kali 5 meter. Karena dikhawatirkan merambat ke garasi PO Berlian Jaya dan lahan tebu siap panen, kami meminta bantuan armada pemadam tambahan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, sebelum armada pemadam tiba, petugas TRC BPBD bersama anggota Polsek Bae berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Dua unit mobil pemadam kebakaran BPBD Kudus kemudian tiba sekitar pukul 18.28 WIB, disusul dua unit pemadam dari Satpol PP Kudus.

”Api pokok berhasil dipadamkan pada pukul 18.45 WIB dan padam total sekitar pukul 18.50 WIB setelah empat unit pemadam bekerja di lokasi,” katanya.

Berdasarkan hasil asesmen sementara, kebakaran diduga dipicu pembakaran sampah oleh orang yang belum diketahui identitasnya. Api kemudian merambat ke semak belukar kering dan rumpun bambu di sekitar lokasi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil, proses pemadaman kebakaran sempat terkendala kondisi vegetasi yang kering, banyaknya tumpukan sampah, angin yang cukup kencang, serta arus lalu lintas yang padat di Jalan Lingkar Utara Kudus.

Any mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama saat musim kemarau. Sehingga kebakaran yang tak diduga bisa dihindarkan.

”BPBD tidak pernah berhenti mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Jangan membakar sampah sembarangan, pastikan api benar-benar padam setelah digunakan, dan segera laporkan kepada petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin,” imbuhnya.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler