Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Tungku pabrik pengolahan nikel milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) yang beroperasi sebagai tenant di Kawasan IMIP, Morowali, Sulawesi Tengah, meledak, Minggu (24/12/2023). Kejadian ini mengakibatkan belasan korban jiwa, baik WNI dan WNA.

Terkait kejadian itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada para perusahaan yang mengoperasikan smelter agar memperketat pengawasan pembangunannya. Hal ini disampaikan Jokowi setelah adanya peristiwa ledakan yang terjadi di smelter PT ITSS, Morowali, Sulawesi Tengah.

”Urusan yang di tempat ada pemanasannya itu, ada peleburannya itu yang menurut saya paling rawan. Paling rawan di situ, jadi harus auditnya, checking-nya harus didobelin. Kalau perlu di-triple-in, biar kejadian yang sudah sekali-dua kali tidak terjadi lagi,” kata Jokowi kepada wartawan di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (30/12/2023), dilansir dari Detik.com.

Jokowi mengatakan, pengolahan tambang di smelter memang banyak risiko. Ia mengaku pernah melihat langsung prosesnya dan menekankan keselamatan harus dinomorsatukan.

”Saya melihat smelter tidak sekali-dua kali, sehingga yang namanya dalam pembangunan dalam pembuatannya memang unsur keselamatan betul-betul harus dinomorsatukan,” sambungnya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler