Baznas Grobogan Miliki Relawan Tanggap Bencana, Ini Tugas Utamanya
Dani Agus
Kamis, 6 Februari 2025 20:09:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kini sudah memiliki relawan tanggap bencana (RTB). Jumlah relawan tanggap bencana ini ada 22 orang yang berasal dari berbagai unsur masyarakat.
Ketua Baznas Grobogan Ari Widodo mengatakan, keberadaan relawan itu nantinya akan mendukung atau bersinergi dengan berbagai pihak yang terkait dengan penanganan bencana.
”Jadi keberadaan relawan Baznas ini tidak akan ada tumpang tindih dengan yang lainnya. Justru kita bisa bersinergi dan melengkapi,” ujar Ari, saat melaksanakan kegiatan Penguatan Kesiagaan Baznas Tanggap Bencana Tahun 2025 di aula Mall Pelayanan Publik DPMPTSP Grobogan, Kamis (6/2/2025).
Acara ini dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Grobogan Kurnia Saniadi. Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Kemenag Grobogan Fahrur Rozi, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Grobogan Masrichan dan perwakilan instasi terkait lainnya.
Lebih lanjut, Ari Widodo menjelaskan, pembentukan RBT itu merupakan salah satu misi Baznas Grobogan dalam bidang kemanusiaan. Nantinya, para relawan akan lebih fokus dalam urusan logistik dalam penanganan bencana.
”Fokusnya adalah urusan logistik yang jadi kebutuhan pokok warga terdampak bencana. Kalau masalah lainnya, seperti evakuasi warga terdampak bencana kan sudah ada tim SAR. Namun, kita juga siap mendukung jika diperlukan,” jelasnya.
Dukungan logistik itu bisa dilakukan dalam beberapa cara. Antara lain, menyuplai logistik ke dapur-dapur umum yang didirikan di lokasi bencana.
”Ini sudah kita lakukan saat bencana banjir bulan Januari kemarin. Kita droping logistik ke beberapa titik bencana,” jelasnya.
Menyuplai Logistik di Lokasi Bencana...
- 1
- 2



