Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Rembang – Bupati Rembang Harno terus mendorong inovasi di sektor pertanian tembakau guna meningkatkan produktivitas petani.

Salah satu terobosan yang diusulkan adalah pemanfaatan mesin jemur tembakau otomatis. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual.

Hal tersebut disampaikan Bupati Harno saat meninjau panen tembakau di Desa Karangharjo, Kecamatan Sulang, Senin (29/9/2025).

Menurutnya, penggunaan mesin jemur otomatis dapat menjadi solusi praktis dalam mengurangi biaya produksi, khususnya di tengah cuaca yang tidak menentu.

Harno menyoroti adanya penurunan kualitas tembakau akibat kondisi kemarau basah yang berpengaruh terhadap pendapatan petani.

Karena itu, ia mendorong penerapan teknologi pertanian modern, mulai dari mesin pencacah hingga alat penjemur otomatis, untuk menekan beban kerja petani.

”Jadi alat yang dibutuhkan agar lebih efisiensi buat ngeler (mengeringkan) tembakau dari mesin perajang adalah mesin otomatis. Sekarang masih manual, apabila sudah alat penjemur otomatis, minimal bisa mengurangi tiga tenaga kerja,” ujarnya.

Bupati Harno juga meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang untuk menindaklanjuti gagasan tersebut agar nantinya bisa diaplikasikan di berbagai desa.

Kemarau Basah... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler