Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Masyarakat di Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) masih mengalami krisis air bersih.

Bupati Witiarso Utomo berjanji dan menargetkan akan memberesi masalah tersebut dalam waktu satu bulan.

Berdasarkan data PDAM Jepara, kini terdapat sedikitnya 80 sambungan rumah dari perusahaan air minum daerah itu sempat tidak berfungsi. Masalah semacam ini sudah terjadi bertahun-tahun lamanya.

”Sudah beberapa hari ini mengalir lancar,” kata Sumarni (50), warga RT 5 RW 3 Desa Kedungmalang, Rabu (1/10/2025).

Meskipun sudah mengalir, lanjut dia, air PDAM yang dikonsumsinya setiap hari itu belum sepenuhnya jernih. Sebagai pelanggan, Sumarni menuntut agar PDAM bertanggung jawab atas kondisi itu.

”Kami minta airnya lebih lancar dan layak konsumsi,” tegas Sumarni.

Sementara itu, Plt Direktur Utama PDAM Jepara Zamroni Leistiaza menyampaikan, setelah adanya keluhan masif dari pelanggan, pihaknya langsung bergerak. Antara lain dengan membenahi saluran air ke wilayah Kedungmalang.

Hasil evaluasinya, saat ini debit air yang mengalir ke pelanggan berkurang. Penyebabnya, terjadi korosi dan sedimentasi pada sebagian pipa distribusi.

Bendung Bompes... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler