Pengukuhan pengurus PBI Grobogan yang dipimpin dr Rinjani Suryaningsih itu dilakukan langsung oleh Ketua Umum PBI Pusat Rahmi Hidayati.
Pengukuhan dengan mengusung tema ”Mencintai Indonesia dengan Berkebaya” ini menegaskan peran perempuan dalam melestarikan budaya sekaligus memperkuat pemberdayaan di berbagai sektor.
Acara pengukuhan juga dihadiri Ketua Tim PKK Grobogan Suyatun Setyo Hadi dan sejumlah pejabat terkait. Dalam kepengurusan ini, Suyatun juga menjadi dewan penasihat PBI Grobogan.
Dalam sambutannya, Ketua PBI Grobogan Rinjani Suryaningsih yang baru dikukuhkan menyampaikan, organisasi ini akan menjadi wadah bagi perempuan untuk terus melestarikan kebaya sebagai warisan budaya, sekaligus meningkatkan peran perempuan dalam berbagai bidang.
”Perlu diketahui, kebaya ini bukan sekadar pakaian tradisional, tetapi juga simbol identitas, kebanggaan, dan keberdayaan perempuan Indonesia. Melalui PBI ini, kami ingin mengajak lebih banyak perempuan untuk mengenakan kebaya dalam kehidupan atau aktivitas sehari-hari serta mengembangkan berbagai kegiatan yang mendukung kemandirian perempuan,” ujarnya.
Ketua Tim PKK Grobogan Suyatun Setyo Hadi mengapresiasi terbentuknya kepengurusan PBI Grobogan tersebut. Ia menyampaikan dukungannya, terhadap gerakan perempuan berkebaya.
”Untuk itu penting dilakukan kolaborasi antara pemerintah dan komunitas untuk menjaga dan mempromosikan budaya Indonesia di tengah arus modernisasi yang semakin pesat,” ujar istri Bupati Grobogan Setyo Hadi itu.
Murianews, Grobogan – Pengurus Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, periode 2026-2029 resmi dikukuhkan di RM Danau Resto Purwodadi, Rabu (11/2/2025).
Pengukuhan pengurus PBI Grobogan yang dipimpin dr Rinjani Suryaningsih itu dilakukan langsung oleh Ketua Umum PBI Pusat Rahmi Hidayati.
Pengukuhan dengan mengusung tema ”Mencintai Indonesia dengan Berkebaya” ini menegaskan peran perempuan dalam melestarikan budaya sekaligus memperkuat pemberdayaan di berbagai sektor.
Acara pengukuhan juga dihadiri Ketua Tim PKK Grobogan Suyatun Setyo Hadi dan sejumlah pejabat terkait. Dalam kepengurusan ini, Suyatun juga menjadi dewan penasihat PBI Grobogan.
Dalam sambutannya, Ketua PBI Grobogan Rinjani Suryaningsih yang baru dikukuhkan menyampaikan, organisasi ini akan menjadi wadah bagi perempuan untuk terus melestarikan kebaya sebagai warisan budaya, sekaligus meningkatkan peran perempuan dalam berbagai bidang.
”Perlu diketahui, kebaya ini bukan sekadar pakaian tradisional, tetapi juga simbol identitas, kebanggaan, dan keberdayaan perempuan Indonesia. Melalui PBI ini, kami ingin mengajak lebih banyak perempuan untuk mengenakan kebaya dalam kehidupan atau aktivitas sehari-hari serta mengembangkan berbagai kegiatan yang mendukung kemandirian perempuan,” ujarnya.
Ketua Tim PKK Grobogan Suyatun Setyo Hadi mengapresiasi terbentuknya kepengurusan PBI Grobogan tersebut. Ia menyampaikan dukungannya, terhadap gerakan perempuan berkebaya.
”Untuk itu penting dilakukan kolaborasi antara pemerintah dan komunitas untuk menjaga dan mempromosikan budaya Indonesia di tengah arus modernisasi yang semakin pesat,” ujar istri Bupati Grobogan Setyo Hadi itu.
Memasyarakatkan Kebaya di Grobogan...
Ia berharap, kepengurusan PBI Grobogan yang baru dilantik ini nantinya bisa menjadi langkah awal untuk memasyarakatkan kebaya di Grobogan, khususnya pada generasi muda.
Sementara itu, Ketua Umum PBI Pusat Rahmi Hidayati menyatakan, dimana dan kemana pun selalu berkebaya. Dari mobil, naik angkot dari rumahya di Tangerang Selatan ke Jakarta, mendaki gunung, ikut terbang layang, memancing, mendayung, dan naik sepeda, hingga ke luar negeri pun, selalu berkebaya.
”Kebaya itu pakaian asli perempuan Indonesia. Nyaman dan tidak ribet cara memakainya,” tutur mantan wartawan di lingkup Istana Kepresidenan itu.
Ia menjelaskan, ide membentuk komunitas PBI muncul ketika para wartawati dari berbagai media berkumpul untuk reuni. Kemudian tanggal 4 Desember 2014 itu, dibentuklah PBI, dan ia dipercaya sebagai Ketua Umum PBI, dengan jaringan di berbagai daerah bahkan luar negeri.
Atas kiprahnya mempelopori gerakan berkebaya di dalam hingga di luar negeri, secara berkelanjutan selama lebih dari 10 tahun itulah, Rahmi Hidayati diganjar Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat pada Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten.
Susunan Pengurus Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Kabupaten Grobogan periode 2026-2029:
Ketua : dr. Rinjani Suryaningsih, M.A
Wakil : dr. Titik Wahyuningsih, M.Kes
Sekretaris : 1. Dra. Sri Haryani
2. Dra. Maria Goreti Sutriasih, M.Pd
Bendahara : 1. Siti Noer Wafiroh, S.Pd., M.M
2. Erna Iswahyu H, S.E., M.M
Bidang Usaha
Ketua : dr. Mei Hartuti, M.A.P
Wakil Ketua : Ulfa Novita Sari, A.Md.T
Anggota : 1. Isnaini Nurnaningsih, S.Pd
2. Endang Darwati, S. Pd., M.M
3. Fanny Frendasari, S. Pd
Bidang Acara
Ketua : Sri Pamuji, S.Pd
Wakil Ketua : Disma Ajeng Rastiti, M.A
Anggota : 1. dr. Ririn Pramihapsari
2. Suprihati
3. Yuliawati Susana, S. Pd., M. Pd
4. Tri Puji Lestari, S. Pd
Bidang Organisasi
Ketua : Bdn Sri Astuti Rintawati, S.Keb, SKM, M.Kes
Wakil Ketua : Antonia Endang Rahmawanti, S.Pd
Anggota : 1. Erlina Andriani
2. dr. Diana Fajar Udharita, M.M
3. Suyani, S. Pd