Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Sekitar dua pekan jelang Hari Raya Iduladha, harga hewan kurban di pasar di wilayah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) mulai merangkak naik.

Kenaikan ini dinilai wajar terjadi lantaran banyaknya permintaan hewan kurban.

Di Kota Ukir, pembeli kebanyakan membeli langsung di pasar hewan. Ada tiga pasar hewan yang operasionalnya hanya di hari-hari tertentu berdasarkan pasaran penanggalan Jawa.

Yaitu, Pasar Pon Bangsri, Pasar Wage Mayong dan Pasar Legi Keling. Jika dihitung sejak hari ini, total tinggal tujuh kali pasaran hingga 26 Mei 2026.

Hasan, salah satu pedagang sapi asal Desa Banjaran, Kecamatan Bangsri menyebut, setidaknya sudah sepekan terakhir harga hewan kurban di pasar mulai merangkak naik.

Di Pasar Pon Bangsri pada Senin (11/5/2026), harganya sudah naik Rp 2-3 ribu per kilogram. Dari yang semula Rp 45 ribu per kilogram menjadi Rp 47-48 ribu per kilogram.

”Kalau per ekor, kenaikannya sekitar Rp 1-2 juta,” sebut Hasan, Kamis (14/5/2026).

Menurutnya, harga akan semakin naik tajam mendekati hari H. Di sisi lain, para pedagang juga masih menunggu momentum itu agar hewan bisa terjual dengan harga lebih tinggi.

Waspadai Penyakit Hewan... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler