593 Meter Jalan di Suwawal Timur Jepara Rampung Dibangun TNI
Faqih Mansur Hidayat
Kamis, 22 Agustus 2024 18:20:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II 2024 di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah rampung.
Kasdim 0719/Jepara Mayor Arm Syarifuddin Widianto menyampaikan, program TMMD bertujuan membantu Pemerintah Daerah dalam mempercepat sarana dan prasarana, infrastruktur bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan.
”Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bahu membahu menyukseskan TMMD Sengkuyung Tahap II 2024,” kata Widianto saat penutupan program TMMD di Lapangan Desa Suwawal Timur, Kamis (22/8/2024).
Kegiatan bertema Dharma Bhakti TMMD Memuwujdkan Percepatan Pembangunan di Wilayah ini sudah berjalan selama satu bulan terakhir. Semua unsur masyarakat turut gotong royong dalam menyelesaikan berbagai program.
Kegiatan fisik telah rampung di antaranya, pembangunan rabat beton sepanjang 243 meter dengan lebar 3 meter, dan tebal 0,12 meter yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jepara.
Sementara, dari APBD Provinsi Jawa Tengah, panjang pembangunan jalan 350 meter, lebar 3 meter, dan tebal 0,12 meter. Kemudian, juga dibangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 3 unit. RTLH yang dibangun adalah milik warga miskin yang sudah bertahun-tahun tinggal di rumah yang tidak layak.
”Jaga dan pelihara hasil program TMMD, agar bisa dinikmati masyarakat dalam jangka panjang. Kami harap selalu bisa bersinergi,” harap Widianto.
Menurut Widiyanto, program TMMD menjadi momentum yang strategis dalam menyatukan karsa dan karya sekaligus merangsang pembangunan yang berkelanjutan. Sebab TMMD merupakan program lintas sektoral untuk membantu percepatan pembangunan di daerah. Terutama di pedesaan yang memerlukan pembangunan prasarana dan infrastruktur untuk mendorong sektor ekonomi menuju masyarakat yang sejahtera untuk Indonesia maju.
”TNI akan terus berupaya hadir di tengah rakyat. Dengan jalan apapun. Tidak hanya dengan TMMD, tetapi dalam kehidupan sehari-hari. Karena TNI kuat karena rakyat,” tandas Widianto.
Editor: Dani Agus



