Pilkada Jepara 2024
Amankan Debat Pilkada Jepara 2024, 120 Personel Polisi Dikerahkan
Faqih Mansur Hidayat
Minggu, 27 Oktober 2024 12:01:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Debat terbuka pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Jepara, Jawa Tengah, akan digelar nanti malam, Minggu (27/10/2024). Sebanyak 120 personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan agenda Pilkada 2024 itu.
Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan menyebutkan, 120 personel itu disesuaikan dengan permintaan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara. Pasukan baru akan diapelkan pada sore nanti.
”Jumlah personel menyesuaikan permintaan KPU Jepara,” sebut AKBP Wahyu saat ditemui Murianews.com di Pantai bandengan, Minggu pagi.
Wahyu memastikan keamanan di lokasi maupun di sepanjang jalur menuju Resort Ono Joglo, Desa Bandengan, Kecamatan Jepara. Di sisi lain, KPU juga sudah mengatur kedatangan paslon sekaligus pendukungnya. Untuk pendukung paslon nomor 2, dijadwalkan tiba di lokasi pukul 17.00 WIB. Lima belas menit kemudian, baru pendukung paslon nomor urut 1.
Untuk menjaga kondusifitas, KPU Kabupaten Jepara telah membatasi jumlah pendukung yang hadir dalam debat. Maksimal hanya 50 orang setiap paslon.
Terkait pembatasan itu, Kapolres Jepara mengimbau agar pendukung masing-masing paslon tidak melanggar aturan dari KPU. Pihaknya berharap agar pendukung bisa memaklumi keterbatasan tempat debat.
”Karena jumlahnya dibatasi 50 orang, kami berharap jangan ada yang memaksa datang melebihi kapasitas,” tegas Wahyu.
- 1
- 2



