Meningkat Tajam, Konflik Buruh dan Perusahaan di Jepara Jadi Perhatian
Faqih Mansur Hidayat
Kamis, 7 November 2024 15:56:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
“Di beberapa perselisihan, kami ikut memediasi. Kami selalu berupaya agar kedua belah pihak, buruh dan perusahaan menempuh jalan damai dan tidak saling merugikan,” jelas Mu’id.
Diketahui, perselisihan antara buruh dan perusahaan tak jarang berujung pada aksi demonstrasi.
Terbaru, kemarin (6/11/2024), di PT Kanindo Makmur Jaya 2, terjadi aksi demonstrasi dari serikat buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Demonstrasi itu bahkan diwarnai kericuhan.
Demonstrasi itu terjadi akibat adanya dugaan PHK sepihak kepada 12 buruh. Mereka sebelumnya hendak mendirikan FSPMI di kalangan buruh perusahaan tersebut.
Editor: Zulkifli Fahmi



