Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mewanti-wanti agar masyarakat waspada dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya, saat ini sudah memasuki musim hujan.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Dinkes Jepara Eko Cahyo Puspeno menyebutkan, kasus DBD mulai muncul sejak bulan November lalu sampai saat ini. Alasannya tak lain karena sudah memasuki musim hujan.

Dalam musim penghujan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara meminta giat lakukan pemberantasan jentik nyamuk untuk mengantisipasi meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

”DBD memang sudah mulai muncul beberapa kasus, baik itu dirawat di rumah sakit maupun puskesmas," kata Eko, Selasa (3/12/2024).

Eko menyebut, sejak November 2024 hingga kini sudah ada tiga kasus DBD. Namun dia melihat trennya cenderung naik.

”Umumnya musim penghujan itu virus meningkat, karena minimnya cahaya matahari. Biasanya virus terkena cahaya akan cepat mati. Meskipun saat ini fluktuasinya masih landai,” ujarnya.

Dengan munculnya kasus tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk bisa melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan melakukan 3 M+.

Juru Pemantau Jentik...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler