Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menyimpan jejak sejarah kehidupan masyarakat Tionghoa yang masih terasa hingga kini.

Salah satu peninggalan bersejarah tersebut adalah bangunan sekolah Tionghoa pertama yang kini telah berusia lebih dari seabad.

Bangunan sekolah yang dikenal dengan nama Tiong Hoa Hwee Kwan (THHK) Anno ini berdiri kokoh di kompleks Pecinan, Desa Welahan, Kecamatan Welahan, sekitar 500 meter dari Kelenteng Hok Tek Bio.

Sekolah Tionghoa itu kini milik Yayasan Kelenteng Welahan. Sayangnya, bangunan itu sudah tak terurus dengan baik. Sekitar bangunan disesaki semak belukar.

Pintu besi bertuliskan ornamen Mandarin itu tertutup rapat. Di dekat pintu, terdapat papan bertulisan THHK Anno 1912, Sekolah Pusaka 1956, TK, SD, dan SMP.

”Usia bangunan ini sudah 113 tahun,” sebut Ketua Yayasan Klenteng Welahan, Dicky Sugandi, Senin (20/1/2025).

Ayahnya dulu pernah bersekolah di sana. Berdasarkan cerita mendiang ayahnya, Dicky mengatakan, semula sekolah itu bernama THHK Anno. Namun seiring waktu berjalan, namanya berubah menjadi Sekolah Pusaka.

”Kalau dari literatur yang ada, keberadan sekolah tahun 1912 sudah lebih dari satu abad. Pada 1956 sekolah berubah menjadi sekolah Pusaka. Kalau saya, sekolah di sana waktu namanya sudah ganti Sekolah Pusaka,” sebutnya.

Siswa Cuma Tiga...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler