Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

”Pasien kami rawat jalan. Kondisinya membaik. Jadi tidak perlu ada perawatan intensif,” kata Hesti.

Diketahui dalam kejadian longsor Jepara terdapat tiga korban. Selain dua korban selamat, masih ada satu korban yang belum ditemukan.

Satu korban itu yakni Muhammad Nurul Adzim (18), warga RT 5 RW 2 Dukuh Kembul Sari, Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakisaji.

Sementara ini, Tim SAR Gabungan menghentikan sementara proses pencarian korban longsor. Karena cuaca dan kondisi medan yang sangat sulit, maka evakuasi akan dilanjutkan besok pagi.

Saat ini, Tim SAR Gabungan telah mendirikan posko evakuasi di Wisata Kali Bening, Desa Tanjung.

Diberitakan sebelumnya, para korban sebelumnya berkemah di dekat air terjun sekitar pegunungan Candi Angin, kawasan Gunung Muria, Selasa (28/1/2025).

Namun, Rabu (29/1/2025) pukul 02.00 WIB turun hujan lebat dan mengakibatkan tanah longsor. Material longsor itu kemudian menimpa tenda mereka.

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler