Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Puluhan ular sanca memasuki permukiman warga di Jepara. Sejak Januari 2025 hingga Senin (26/5/2025), tercatat petugas Pemadam Kebakaran atau Damkar Jepara ada 58 ekor ular yang berhasil ditangkap dari rumah warga.

Baru-baru ini, Damkar Jepara berhasil mengevakuasi ular sepanjang 2,5 meter di Deas Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Jepara Surana mengatakan, ular-ular yang ditangkap di periode itu memiliki ukuran yang berbeda. Bahkan, ada yang memiliki panjang 5 meter.

”Kebanyakan naik dari aliran sungai. Musim hujan seperti ini memang paling banyak,” kata Surana, Senin (26/5/2025).

Ia menjelaskan, ular-ular tersebut biasanya masuk ke rumah warga melalui lubang rumah. Bahkan, banyak juga masuk yang melalui atap rumah.

”Tim Damkar selalu siap jika ada permintaan pertolongan oleh warga, termasuk evakuasi ular. Bahkan di tengah malam, seperti yang terjadi di Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan,” tegas Surana.

Dikembalikan ke Habitatnya... 

Evakuasi biasanya dilakukan setelah petugas menerima laporan adanya ular di sekitar pemukiman atau di dalam rumah warga. Jika dibiarkan, ular ini dikhawatirkan membahayakan, sehingga warga meminta untuk dilakukan evakusi secepatnya.

Menurutnya, akhir-akhir ini petugas lebih sering mendapatkan laporan dari masyarakat terkait keberadaan ular sanca.

Di musim penghujan, ular-ular biasanya mencari tempat yang lebih kering untuk berlindung, di antara tempat yang menjadi sasaran adalah rumah.

”Biasanya kalau naik ke daratan, ular sanca juga memangsa unggas. Ini juga sering dilaporkan warga,” ungkap Surana.

Surana menambahkan, ular-ular hasil evakuasi Damkar Jepara ini dirilis kembali ke habitat yang jauh dari pemukiman warga.

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler