Tarif Trump Hantui Pengusaha Jepara: Karyawan Terancam PHK Massal
Faqih Mansur Hidayat
Sabtu, 12 Juli 2025 15:32:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Meski begitu Sugito mengaku belum bisa memastikan adanya PHK dalam waktu dekat. Ini lantaran tak semua produk sepatu yang diproduksi di Jepara diekspor ke AS.
”Saya berharap perusahaan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak melakukan pengurangan karyawan,” ujar Sugito.
Terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Jepara, Syamsul Anwar juga belum bisa memastikan apakah akan ada badai PHK atau tidak.
Dia menyatakan sejauh ini belum ada perusahaan yang merencanakan pengurangan karyawan.
”(Tapi) saya kira pada akhirnya perusahaan akan berfikir realistis dan ekonomis untuk mempertahankan eksistensi bisnisnya. Tetepi sejauh ini perusahaan PMA di Jepara masih pada menunggu hasil loby pemerintah RI dengan pemerintah Amerika” jelas Syamsul.
Editor: Supriyadi



