Sebagian Pelanggan PDAM Jepara Mulai Krisis Air Bersih
Faqih Mansur Hidayat
Sabtu, 6 Juni 2026 14:33:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara - Sudah sekitar sebulan terakhir para pelanggan PDAM Jepara, Jawa Tengah (Jateng) di wilayah selatan krisis air bersih. Air yang didistribusikan tak bisa keluar setiap saat.
Direktur Utama (Dirut) PDAM Jepara, Lukman Hakim menyebut, beberapa desa yang mulai sulit teraliri air dengan lancar. Diantaranya adalah Desa Kaliombo, Tedunan, Karangaji, Kedungmalang dan Ujungpandan. Desa-desa itu memang jadi langganan krisis air setiap tahunnya.
"Kondisinya (krisis air bersih) sudah sebulan terakhir," sebut Lukman, Sabtu (6/6/2026).
Masalahnya, menurut Lukman karena Bendung Mbungpis yang sebelumnya menjadi sumber air baku PDAM Jepara wilayah tersebut, mengalami kerusakan. Bagian karet bendungannya mengalami kebocoran sehingga air payau masuk ke dalam bendungan.
Sebelumnya, sumber air baku PDAM Jepara dari Bendung Mbungpis mampu menyuplai air bersih 25 liter per detik. Namun sekarang sudah tidak bisa berproduksi lagi.
"Bendung Bongpes sekarang off," kata Lukman Hakim, Dirut PDAM Jepara memberikan penjelasan.
Untuk mengatasi masalah itu, PDAM Jepara akhirnya mengalirkan air dari sumur Purwogondo dan Kalipucang menuju lima desa tersebut. Sayangnya, kapasitas airnya hanya 10 liter per detik. Sedangkan kebutuhan di wilayah itu mencapai 25 liter per detik.
Bendung Mbungpis Rusak...
- 1
- 2



