Sampah di TPA Bandengan Overload, Pemkab Jepara Bentuk Satgas Khusus
Faqih Mansur Hidayat
Kamis, 11 Juni 2026 21:39:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Masalah sampah masih menjadi tantangan setiap daerah, tak terkecuali Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dalam upaya menuntaskan persoalan itu, Pemkab Jepara membentuk satgas khusus pengelolaan sampah.
Pembentukan satgas tersebut, berdasarkan Keputusan Bupati Jepara Nomor 600.1.17.3/125 Tahun 2026 tentang Satgas Penuntasan Sampah di Kabupaten Jepara Tahun 2026-2031.
Dengan keputusan itu, pengelolaan sampah akan dilakukan secara agresif melalui langkah sinergitas dan kolaboratif. Sehingga, satgas ini berisi seluruh jajaran Pemkab Jepara, termasuk bupati Jepara.
Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (PKSDM) Sridana Paminto menyatakan, kunci pengelolaan sampah ada di hulu. Maka, seluruh perangkat daerah dilibatkan untuk bergerak menangani sampah.
”Tempat kita sudah overload. Jadi kalau tidak ada penanganan dari hulu, jangka waktu dekat sudah full,” jelas Sridana, Kamis (11/6/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara, Rini Patmini melihat bahwa urgensi pengelolaan sampah butuh perhatian luar biasa. Apalagi, Pemprov Jateng menargetkan zero weste di tahun 2028.
”Harapan kami ASN (aparatur sipil negara) di Kabupaten Jepara jadi pelopor pengelolaan sampah. Sampah organik dan non-organik kita pilah,” ujar Rini.
Ratusan Ton Sampah...
- 1
- 2



