Baznas Jepara Lirik Potensi Zakat dari Perusahaan Swasta
Faqih Mansur Hidayat
Jumat, 12 Juni 2026 15:30:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Setelah kalangan aparatur sipil negara (ASN) dan masjid, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) kini melirik pihak swasta untuk mengumpulkan zakat, infak dan sedekah (ZIS).
Ketua Baznas Jepara, M. Nasrullah Huda menyebut telah membuka komunikasi dengan sejumlah pengusaha swasta.
Misalnya kemarin, Kamis (11/6/2026), pihaknya menemui Adri Abdurrahman, salah satu wiraswasta asal Sumatra Barat yang kini tinggal di Kecamatan Tahunan, yang dianggap memiliki gurita bisnis di sektor mebel, transportasi, hingga Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).
”Kami yakin para pengusaha di Jepara itu sudah secara rutin menunaikan zakatnya, hanya saja selama ini belum tercatat dan terlaporkan resmi. Untuk itu, kami mendorong agar para pengusaha berzakat lewat Baznas. Sehingga administrasinya tercatat, termasuk bagaimana distribusinya,” ujar Gus Huda, Jumat (12/6/2026).
Kepada pihak swasta, lanjut Gus Huda, Baznas Jepara menawarkan fleksibilitas bagi para muzakki atau pembayar zakat.
Yakni melalui skema atau akad muqayyadah. Artinya, para pengusaha diberikan keleluasaan untuk mengusulkan sendiri calon mustahik atau penerima zakat yang dinilai tepat sasaran untuk dibantu oleh Baznas.
Salurkan dana...
Baca Juga



