Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Iklim investasi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah terus berkembang. Terbaru, investor China, Hongkong dan Singapura akan menyerbu Kota Ukir.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jepara, Arif Darmawan menyebut, investor dari tiga negara itu akan bergabung dan mendirikan perusahan Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong.

”Investasi awal yang dilaporkan sebesar Rp 10,1 miliar,” sebut Arif, Kamis (23/7/2026).

Berdasarkan pengajuan kepada DPMPTSP, perusahaan itu bernama PT Peak Nusantara Industrial. Perusahaan ini akan bergerak berdasarkan Kode Klasifikasi Baku Lapangan Indonesia (KBLI) dengan kode 15121, yaitu industri barang dari kulit dan kulit komposisi untuk keperluan pribadi.

Arif menyebut, Nomor Induk Berusaha (NIB) perusahaan itu telah terdaftar pada 2024 lalu. Pihaknya juga pernah menghadiri kegiatan konsultasi publik pada November 2025.

”Tapi saat itu masih hamparan lahan,” kata Arif.

Sampai saat ini, Arif belum menerima laporan terkait progres investasi PT Peak Nusantara Industrial itu. Namun beberapa waktu lalu sudah pernah dilakukan seremonial di lokasi yang bakal dibangun pabrik.

Perizinan 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler