Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara - Sebuah tongkang pengangkut batu bara yang tenggelam di Perairan Jepara, Jawa Tengah (Jateng) mulai dievakuasi. Proses pengangkatan kapal ini pun terus dilakukan.

Murianews.com menerima video udara yang direkam pada Selasa (21/7/2026). Terlihat tongkang masih setengah tenggelam. Terekam pula aktivitas sejumlah orang sedang bekerja di atas tongkang tersebut.

Sedangkan batu baranya masih berada di bawah kapal. Air di sekitarnya pun terlihat menghitam.

Kepala UPP Syahbandar Jepara, Juwita Sandy Sary menyatakan, Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) Kementerian Perhubungan telah memberikan izin untuk evakuasi kapal tongkang milik PT Transpower Marine (Tbk) itu.

Adapun perusahaan salvage yang ditunjuk menjadi evakuator adalah PT. Lion Marine Salvage. Berdasarkan penelusuran Murianews.com, perusahaan salvage ini berdiri sejak tahun 2005 dan beralamat di Merak, Banten.

"(Owner kapal) Sebelumnya sudah mengurus ke Direktorat KPLP. Secara prosedural mempunyai kualifikasi (untuk melakukan evakuasi). Alhamdulillah itu sudah dapat izin," jelas Juwita saat dihubungi lewat sambungan telepon, Kamis (23/7/2026).

Proses evakuasi tongkang yang tenggelam di perairan Jepara itu sudah berlangsung sejak pekan lalu. Juwita menyebut, saat ini tongkang sudah mulai naik ke permukaan. Setelah sebelumnya dalam posisi setengah tenggelam atau jungkal.

"Kami terus di-update dan kami terus mengawasi proses evakuasi itu. Yang pasti sampai saat ini tidak ada korban jiwa," jelas Juwita.

Cuaca...

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler