Pengeroyokan Anak di Kudus Diduga Persaingan Antargeng
Muhamad Fatkhul Huda
Jumat, 18 Oktober 2024 22:04:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Pengeroyokan anak di depan Hotel Mahkota, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah diduga berawal dari persaingan antargeng.
Peristiwa pengeroyokan itu sendiri terjadi, Sabtu (12/10/2024), sekitar pukul 14.30 WIB. Insiden itu melibatkan dua geng pemuda dari dua desa di Kecamatan Undaan.
Wakapolres Kudus, Kompol Satya Adi Nugraha mengatakan, korban dan pelaku masih anak-anak. Mereka pun tak dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Kudus, Jumat (18/10/2024).
Satya mengatakan, peristiwa bermula saat korban berboncengan dengan temannya untuk menonton pertandingan sepak bola di GOR Wergu Wetan, sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (12/10/2024).
Mereka berangkat bersama rombongan. Namun, saat di simpang lima Tanjung, rombongan berpencar. Pada saat bersamaan, dua pelaku membuntuti korban menggunakan motor.
Sesampainya di depan Hotel Mahkota Kudus, pelaku menendang perut korban saat masih berkendara. Motor korban pun oleng dan terjatuh.
’’Teman korban bisa melarikan diri, sedangkan korban langsung dipukuli oleh dua orang pelaku itu secara bersamaan,’’ terangnya pada Murianews.
- 1
- 2



