Desa Wisata Temulus Kudus Sempat Mandek, Kades Angkat Bicara
Muhamad Fatkhul Huda
Kamis, 7 November 2024 17:15:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ia mengaku, cukup berat untuk mengembangkan desa wisatanya. Sebab Desa Wisata Temulus merupakan wisata buatan bukan langsung dari alam.
’’Ini merupakan destinasi buatan bukan alami. Jadi membutuhkan alokasi yang besar untuk mengembangkannya,’’ ungkapnya.
Suharto mengatakan, potensi yang disuguhkan adalah naik perahu, spot foto, dan kulineran. Menurutnya banyak kuliner yang bisa dicoba jika berkunjung ke sana.
Ia beharap, masyarakat juga ikut serta dalam mengembangkan desa wisata itu. Sebab, dukungan dari berbagai pihak sudah diberikan tinggal masyarakat mau menggerakkan atau tidak.
’’Tinggal masyarakat mau menggerakkan apa tidak. Namun, dari pemdes akan segera melakukan pembaruan ulang pada destinasi wisata itu agar berjalan lagi,’’ pungkasnya.
Kini desa wisata di Kecamatan Mejobo itu baru mendapatkan Bankeu dari Pemprov Jateng sebesar Rp 100 juta. Bantuan itu guna membantu pengembangan desa wisata tersebut
Editor: Zulkifli Fahmi



