Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Persoalan sampah yang menumpuk di Pasar Mijen, Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dikeluhkan warga.

Hal itu direspon oleh Kepala Pasar Mijen yang menyatakan bahwa warga juga salah dalam hal ini.

Kepala Pasar Mijen, Rihandoko mengatakan, gunungan itu disebabkan oleh sampah dari warga yang turut dibuang di tempat sampah milik pasar.

Menurutnya, sampah dari dalam pasar sendiri tidak mungkin menyebabkan tumpukan yang bisa melebihi kapasitas.

”Ini tidak hanya dari dalam pasar tapi dari warga juga ada. Kalau hanya dari pasar itu bisa dikendalikan, dari dalam pasar paling dua kubik per harinya,” terangnya kepada Murianews.com, Kamis (26/12/2024).

Ia menambahkan, alasan lainnya adalah pembuangan di tempat pembuangan akhir (TPA) terhambat. Antrean panjang di TPA membuat pengambilan sampah di pasar tidak maksimal.

Rihandoko mengutarakan, pengambilan sampah dilakukan setiap satu pekan sekali atau dua kali. Selain itu, petugas kebersihan sampahnya hanya ada tiga orang saja.

”Biasanya dari Dinas PKPLH itu yang mengambil setiap sepekan dua kali kalau tidak satu kali saja,” ujarnya.

Ia mengaku telah membicarakan persoalan ini dengan warga sekitar. Kemudian menemukan solusi agar persoalan ini tidak terulang kembali.

Solusi bersama...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler