Banjir Kudus Surut, Warga Kesambi Diimbau Tetap Waspada
Muhamad Fatkhul Huda
Kamis, 30 Januari 2025 16:36:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Banjir Kudus, Jawa Tengah yang melanda Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo mulai surut. Musibah itu diketahui terjadi Rabu (29/1/2025) malam.
Meski demikian, Camat Mejobo, Moch Zaenuri mengimbau warga desa agar tetap siaga. Sebab, cuaca saat ini masih dalam kondisi yang kurang baik.
Imbauan itu tak hanya untuk warga Desa Kesambi saja, melainkan untuk seluruh warga di Kecamatan Mejobo.
”Semoga tidak ada banjir susulan, tapi kami harus tetap siaga,” ungkapnya kepada Murianews.com, Kamis (30/1/2025) siang.
Banjir di Desa Kesambi dikarenakan luapan air Sungai Piji menerobos melalui jembatan-jembatan yang lokasinya lebih rendah dari pada tanggul. Akan tetapi, saat ini kondisinya sudah surut.
Warga pun diminta tetap berhati-hati apabila ada kenaikan debit air lagi. Seluruh pihak sedang dalam kondisi siaga untuk memantau kondisi yang berlangsung.
”Kami kan punya alarm, jika air sudah berjarak 20 sentimeter dari batas tanggul maka alarm itu akan berbunyi. Nanti warga akan melakukan penutupan jembatan yang lebih kuat agar air tidak meluap ke pemukiman,” ungkapnya.
Hanya Jembatan 1 Dibuka...
- 1
- 2



