Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Bupati Kudus Samani Intakoris memilih untuk tidak berkomentar terkait penggerebekan koperasi yang diduga sebagai produsen minyak goreng MinyaKita di Kudus.

Diduga kuat, produsen tersebut melakukan kecurangan dengan mengurangi berat MinyaKita tidak sesuai ketentuan.

Kepada Murianews.com, Samani menyatakan kasus tersebut bukan ranahnya, melainkan menjadi kewenangan kepolisian.

Ia juga mengaku tidak memiliki data terkait dugaan kecurangan tersebut sehingga tidak dapat memberikan tanggapan lebih lanjut.

”Mohon maaf, saya belum bisa berkomentar terkait itu,” ujar SamaniSelasa (11/3/2025).

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan sepenuhnya menjadi wewenang kepolisian, bukan pemerintah daerah.

”Itu ranahnya kepolisian. Kami tidak memiliki bukti, jadi tidak bisa menanggapinya,” tambahnya.

Sebelumnya, diberitakan bahwa sebuah koperasi di Kudus digerebek oleh Polda Jateng. Koperasi Produsen UMKM Kelompok Terpadu Nusantara  di Desa Golantepus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus itu diduga sebagai produsen MinyaKita dan melakukan kecurangan dalam pendistribusian minyak goreng bersubsidi tersebut.

Masih Penyelidikan...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler