Setahun Samani-Bellinda, Sektor Ini Masih Jadi Tantangan di Kudus
Muhamad Fatkhul Huda
Selasa, 24 Februari 2026 19:21:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Setahun Samani Intakoris dan Bellinda Birton menjadi Bupati Kudus-Wakil Bupati Kudus, Jawa Tengah telah berjalan. Sejumlah masalah telah ditangani, namun ada beberapa tantangan yang masih jadi pekerjaan rumah (PR).
Salah satunya yakni, persoalan pengangguran. Berdasarkan data BPS, tingkat pengangguran terbuka di Kudus pada 2025 tercatat sebesar 3,23 persen.
Langkah Pemkab Kudus dalam mengatasi persoalan ini, yakni dengan mempercepat dan mempermudah proses perizinan.
Bupati Kudus, Samani menyebut langkah itu diharapkan dapat mendorong investasi serta menekan angka pengangguran.
Menurutnya, anggapan mengurus izin memakan waktu lama masih melekat di masyarakat. Padahal, Pemkab Kudus telah melakukan berbagai penyesuaian menyusul regulasi baru dari pemerintah pusat.
Selain itu, sejumlah aspek teknis seperti PBG dan SLF juga masih menjadi tantangan. Karena itu, Pemkab melakukan pengawalan agar proses perizinan bisa lebih cepat dan tidak berbelit.
Ia menilai kemudahan izin akan berdampak langsung pada peningkatan investasi di Kabupaten Kudus.
”Kalau izin dipermudah dan dipercepat, maka investor masuk. Dampaknya adalah penyerapan tenaga kerja, terutama bagi lulusan baru dan angkatan kerja muda,” jelasnya.
Pertumbuhan UMKM...
- 1
- 2



